Pengetahuan

10 dinosaurus terbesar yang pernah menghuni bumi di jaman purba

Dinosaurus terbesar
Pixabay

Dinosaurus merupakan hewan purba yang muncul sekitar 230 juta tahun yang lalu. Ukuran dinosaurus sangat beragam, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Dinosaurus terbesar ukurannya bisa mencapai lebih dari 100 ton.

Lalu, apa saja dinosaurus terbesar yang pernah hidup dibumi? Berikut 10 dinosaurus terbesar yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

10

Giraffatitan

Arti dari nama Giraffatitan adalah ‘Jerapah Raksasa’ memiliki nama lain dinosaurus genus sauropod yang hidup diakhir Periode Jurassic. pada tahun 1914 namanya diberikan oleh ahli paleontology asal Jerman, yaitu Werner Janenschin. Pertama kali fosil Giraffatitan ini ditemukan di di formasi batuan Tendaguru dekat dengan Lindi, Tanzania, Afrika. Dinosaurus ini dapat tumbuh hingga berat 37.5 ton dan mempunyai panjang yang sama dengan total panjang Gedung Putih Amerika Serikat.

Dinamakan Giraffatitan dikarenakan berdasarkan pada hewan jerapah yang memiliki leher yang sangat panjang. Bahkan  panjang lehernya setengah panjang total tubuhnya. Leher Giraffatitan ini ringan karena pada tulang lehernya mempunyai rongga. Giraffatitan juga adalah genus sauopod, yang mana salah satu kelompok dinosaurus pemakan tumbuhan, berkaki empat dengan leher dan ekor yang panjang dan otak yang relative kecil.

9

Elaltitan


Elaltitan termasuk dinosaurus lithostrorian titanosaur yang sudah punah. Dinosaurus ini pertama kali dideskripsikan dan dinamai oleh Philip D. Mannion dan Alejandro Otero pada tahun 2012 dan jenis spesiesnya adalah Elaltitan lilloi.

Pada akhir masa Cretaceous, dinosaurus ini hidup dengan memiliki berat 47 ton. Namun, meskipun ukurannya sangat besar, Elaltitan ini termasuk hewan herbivora. Tinggi Elaltitan yaitu 30 meter (98 kaki) atau setara dengan tinggi 6 jerapah. Berat badannya pun setara dengan berat 28 Kuda Nil. Pertama kali, fosil Elaltitan ditemukan di Amerika Selatan.

8

Turiasaurus


Arti dari nama dinosaurus ini adalah ‘Kadal Turia’. Turia sendiri adalah nama latin yang berasal dari kota Teruel. Sama seperti Brachiosaurus yang termasuk dinosaurus genus sauropad, Turiasaurus ini hidup pada masa Jurassic hingga masa Crutaceous sekitar 140 juta tahun yang lalu.

Di Eropa, Turiasaurus diyakini sebagai dinosaurus yang terbesar dengan berat yang mencapai 40-48 ton. Beratnya seperti gabungan enam atau tujuh ekor gajah jantan dewasa. Panjangnya mencapai 3­6-39 meter (118-128 kaki) yang mana panjangnya 2 kali lipat dari panjang ‘Mount Rushmore Face’.

Panjang tulang bahu Turiasaurus ini sama dengan tinggi badan orang dewasa. Namun, panjang tengkoraknya tidak terlalu besar, hanya 70 cm.

7

Brachiosaurus


Elmer S. Riggs pada tahun 1903 menjelaskan bahwa Brachiosaurus adalah bagian dari genus dinosaurus sauropod dari formasi Morrison Jurrasic Amerika Utara.

Pada tahun yang sama, fosilnya ditemukan di Grand River Canyon (sekarang sungai Colorado) dari barat Colorado, di Amerika Serikat. Sama halnya dengan dinosaurus sauropoda, Brachiosaurus memiliki empat kaki dengan tengkorak kecil, memiliki leher yang panjang,ekor panjang yang berotot dan juga batangnya yang besar dengan penampang yang melintang. Tengkoraknya memiliki moncong yang kuat juga lebar dengan tulang rahang yang tebal juga gigi yang berbentuk sendok.

Perkiraan ukuran tubuh Brachiosaurus mempunyai panjang 26 meter dengan berat mencapai 70-80 ton.

6

Futalognkosaurus


Arti dari nama Futalognkosaurus adalah “Kepala Kadal Raksasa”. Dinosaurus ini merupakan yang terbesar yang pernah ditemukan. Panjangnya mencapai 32-34 meter yang mana lebih panjang dari tubuh paus biru, dengan berat 50-70 ton.

Dinosaurus ini memiliki leher yang panjang berisi 14 vertebra dan juga terdapat duri sarafnya yang panjang seperti ‘sirip hiu’. Pinggulnya pun sangat besar mencapai lebar hamper 3 meter (9.8 kaki). Futalognkosaurus termasuk hewan herbivora  yang hidup di akhir masa Cretaceous sejak 87 juta tahun yang lalu.

Pertama kali fosil ini ditemukan di Provisinsi Neuquen, Argentina pada tahun 2000. Namanya pun diambil dari bahasa setempat yaitu bahasa Mapudungan.

5

Sauroposeidon


Karena ditemukan dengan empat tulang leher di Selatan Barat daya Oklahoma, dinosaurus ini merupakan bagian dari genus Brachiosaurid. Diambil dari bahasa Yunani, Sauroposeidon mempunyai arti yaitu sairos kadal dan poseidon yang berarti dewa laut. Berat dinosaurus ini seperti berat jumlah 10 gajah yang mana mencapai 55-66 ton dengan panjang 34 meter. Bahkan panjang leher dinosaurus ini mencapai 18 meter (60 kaki) yang mana setara dengan panjang bus sekolah.

Sauroposeidon ini merupakan dinosaurus yang tertinggi juga sepanjang masa dengan tinggi 18 meter (60 kaki).

4

Seismosaurus Hallorum (Diplodocus)


Fosil dinosaurus ini ditemukan pada tahun 1877 oleh SW Williston. Dinosaurus yang merupakan genus sauropod ini tinggal ditempat barat Amerika Utara pada akhir Periode Jurassic. Dinosaurus ini sangat mudah dikenali dan mudah diidentifikasi dengan bentuk dinosaurus klasik, leher dan ekor  yang panjang dan 4 kaki yang kokoh. Panjang dari dinosaurus ini mencapai 37 meter dengan berat 30-80 ton. Tidak heran, selama bertahun-tahun, dinosaurus ini dikenal orang sebagai dinosaurus yang terpanjang.
3

Paralititan


Dinosaurus ini memiliki arti sebagai ‘Raksasa Pasang Surut’. Dinamai oleh Joshua B.Smith, Matthew C. Lamanna, Kenneth J. Lacovara, Peter Dadosh, Jennifer R. Smith, Jason C. Poole, Robert Giegengack dan Yousri Attia di tahun 2001 untuk menghormati Ernst Stromer von Reichenbach, seorang paleontologist dan geologist Jerman yang mana telah menemukan dinosaurus ini pada awal tahun 1990.

Paralititan adalah dinosaurus reksasa genus titanosaurian sauropoda yang hidup antara 93 hingga 98 juta tahun yang lalu. Dinosaurus ini ditemukan pertama kali di Mesir. Sejak tahun 1935, Formasi Bahariya melaporkan fosil ini merupakan tetrapoda yang pertama. Panjang humerusnya atau tulang besar pada bagian atas, mencapai 169 meter yang mana lebih panjang dari Sauropoda Cretaceous. Juga berat dari dinosaurus ini  mencapai 88 ton.

Paralititan merupakan pemburu ditanah kering, seperti carcharodontosaurus. Dia berburu sendirian kecuali jika mangsanya berukuran besar, dia akan berburu bersama-sama.

2

Puertasaurus


Puertasaurus hidup pada akhir masa Cretaceous. Dinosaurus ini merupakan genus titanosaurus sauropoda.

Pada tahun 2001, dinosaurus ini ditemukan di Amerika Selatan. Beratnya mencapai 88-110 ton yang mana setara dengan 10 Gajah Afrika. Dari beberapa tulang yang telah ditemukan, tulang bagian belakang adalah yang paling besar yang berukuran 106 meter (3 kaki 6 inci) dengan lebar 168 meter (5 kaki 6 inci).

1

Argentinosaurus


Sesuai dengan namanya, dinosaurus ini ditemukan di Argentina oleh Guillermo Heredia. Hidupnya  pada masa Kapur Akhir sekitara 94 hingga 97 juta tahun yang lalu. Menurut Gregory S. Paul, perkiraan panjang dari Argentinosaurus ini sekitar 30-35 meter (98-110 kaki) dengan berat sekitar 80-100 ton. Bahkan panjangnya pun sama dengan patung yang ada di Brazil, yaitu patung ‘Christ The Redeemer’. Diketahui juga bahwa telur dari dinosaurus ini sebesar bola American Football. Namun, hanya tulang belakang, tulang rusuk, tulang kaki bagian bawah dan beberapa potongan tulang lain pada saat ditemukan pertama kali.

Selalu update dengan berlangganan newsletter!